Bab II

BAB II

LANDASAN TEORI

Bab II Landasan Teori diawali dengan 2.1 Tinjauan Pustaka – dimana peneliti sebelumnya harus membaca referensi tulisan ilmiah dengan tema serupa dari jurnal ilmiah internasional atau nasional yang dapat dilihat di http://scholar.google.com, atau dari tesis/ skripsi 5 tahun terakhir, atau jika memang tidak ada yang seperti akan dibuat oleh peneliti, maka peneliti (penulis) dapat menggunakan referensi buku terbaru.

Peneliti harus dapat menjelaskan tentang penelitian yang pernah dibuat sebelumnya dari referensi yang peneliti baca, apa yang sudah pernah dibahas dan apa yang belum dibahas dan dapat dikembangkan pada penelitian saat ini. Apa yang membedakan penelitian peneliti saat ini dengan penelitian dengan tema sejenis yang ada sebelumnya. Tuliskan resume peneliti tentang penelitian sebelumnya tersebut di tinjauan pustaka. Minimal pembahasan dari 3 jurnal ilmiah (internasional atau nasional) atau dari 3 tesis/skripsi yang pernah di publish sebelumnya. Maksimal 2 halaman.

Dasar teori yang ditulis adalah teori yang terkait langsung dengan model analisis yang digunakan, metode perancangan hingga pengembangan sistem, Gunakan kutipan langsung atau tidak langsung dari pernyataan ahli tentang defenisi/istilah yang digunakan. Uraian penjelas lebih lanjut dari teori disarankan menggunakan bahasa tulis peneliti sendiri, yang penting juga harus ada di teori adalah: Langkah-langkah memecahkan masalah atau pengembangan aplikasi yang akan digunakan peneliti dalam tulisannya.

Contoh penulisan tinjauan pustaka:

Alan W. Black dan Kevin A Lenzo dari Universitas Carnegie Mellon pada tulisannya yang berjudul Multilingual Text To Speech System membahas tentang suatu Framework Text To Speech yang dapat menggunakan berbagai macam bahasa (dengan catatan bahasa-bahasa tersebut memiliki aturan-aturan yang berbeda satu sama lain) [1].

Selain itu, Allan W Black (Universitas Carnegie Mellon) dan Kishore Prahallad (International Institute of Technology, Hyderabad) dalam jurnalnya yang berjudul A Text To Speech Interface For Universal Digital Library, menyebutkan tentang fungsi Text To Speech sebagai interface dari sebuah perpustakaan digital yang menggunakan bahasa India dengan bermacam-macam dialek (Assamese, Tamil, Malayalam, Gujarati, Telugu, Oriya, Urdu, dan sebagainya) [2].

Arry Akhmad Arman, dari Departemen Teknik Elekro Institut Teknologi Bandung dalam tulisannya Konversi Dari Teks Ke Ucapan melakukan penelitian tentang konversi dari teks ke ucapan. Pada penelitian tersebut dibahas tentang bagian-bagian dari sistem Text To Speech secara keseluruhan [3]. Pada tulisan Arry yang lain berjudul Teknologi Pemrosesan Bahasa Alami Sebagai Teknologi Kunci untuk meningkatkan Cara Interaksi Antara Manusia Dengan Mesin juga dibahas keuntungan-keuntungan yang didapatkan dari sebuah sistem text to speech [4].

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1        Tinjauan Pustaka

2.2        Dasar Teori

2.2.1     Definisi Sistem, Informasi, Sistem Informasi (opsional/sesuai topik)

2.2.2     Karakteristik Sistem Informasi (opsional/sesuai topik)

2.2.3     Konsep Arsitektur Sistem (opsional/sesuai topik)

2.2.4     Konsep Pemodelan Sistem (opsional/sesuai topik)

2.2.5     Konsep Basis Data (opsional/sesuai topik)

2.3        Metode Analisis (opsional/sesuai topik)

2.4        Langkah-langkah Pengembangan Aplikasi (opsional)

 

4 Responses to Bab II

  1. Septiandara Ayu .P says:

    pak melwin , pada bab II apakah diwajibkan menggunakan catatan kaki ? apa bila menggunakan catatan perut di perbolehkan atau tidak ? Terimakasih

    • melwin says:

      Bedakan antara footnote dan kutipan.
      Footnote adalah catatan di bawah yang berisi tentang uraian (maksud) dari kata-kata yang digunakan pada paragrap tertentu dihalaman tersebut.
      Kutipan adalah kalimat (tulisan) yang berasal dari sumber referensi yang digunakan (buku atau jurnal) dan dicantumkan sumber tersebut di daftar pustaka.

  2. nugi says:

    Terima kasih pak melwin atas pedomanya pak melwin.
    Bisakah saya meminta pedoman penulisan skripsi untuk Multimedia (Iklan, Video Clip, dll) Karena saya melihat pedoman diatas kurang relevan untuk multimedia. Terima kasih banyak pak

    • melwin says:

      Silahkan mencari referensi di banyak sumber lain, jika saya belum sempat membuat tulisan baru ttg hal tsb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *