Category Archives: Ilmiah

Menilai Kelayakan TA/SKRIPSI/TESIS/DISERTASI

Pada beberapa perguruan tinggi yang sudah baik/sangat baik (terakreditasi B atau A), prosedur seleksi sebuah judul skripsi bisa sangat komplex, menggunakan sistem komputerisasi, agar dapat menemukan  judul-judul dan  pembahasan yang berkualitas, sehingga nantinya  naskah publikasi skripsi mahasiswa dapat dipublikasikan sebagai Jurnal Ilmiah Nasional maupun Internasional.

Seringkali sistem administrasi penilai kelayakan sebuah TA/Skripsi/Tesis/Disertasi, mempertimbangkan beberapa unsur, diantaranya:

Membuat Kuesioner Penelitian

Penyusunan Kuesioner Penelitian : Definisi, Tujuan, Persyaratan, Langkah dan Contoh quisioner Penelitian

Kuesioner adalah Daftar pertanyaan yang tersusun dengan baik yang digunakan untuk alat pengumpulan data melalui survei.
Kuesioner harus sesuai dengan masalah yang diteliti. Oleh karena itu sebelum menyusun kuesioner, masalah penelitian harus dirumuskan dengan jelas.
Jenis data yang dapat dikumpulkan menggunakan kuesioner bisa kualitatif maupun uantitatif.

Tujuan pembentukan kuesioner: sebagai alat memperoleh data yang sesuai dengan tujuan penelitian dan penjabaran dari hipotesis

Metode Penelitian pada Bidang Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi

Buku Metode Penelitian Pada Bidang Ikom Ti Zainal a Hasibuan1 by melwin_syafrizal

Ciri-Ciri Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif

Ada yang mencoba mendefenisikan, ciri-ciri penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Mereka menyebutkan bahwa antara keduanya sama-sama memiliki  kelebihan dan kekurangan masing-masing.
penelitian_skripsi_kualitatif_kuantitatif

Ciri-Ciri Penelitian Kualitatif  lebih mengarahkan instrument-instrumen naturalistic atau langsung dari sumber asli. Misalnya anda melakukan wawancara kepada narasumber kunci dalam penelitian anda. Ini adalah Ciri Penelitian Kualitatif . 

Bagaimana Seharusnya Penelitian Mahasiswa D3 dan S1

Seorang rekan dosen baru, pernah bertanya kepada saya tentang perbedaan antara penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa D3 dan S1. Pertanyaan ini ia ajukan karena ia merasa belum menemukan standar yang pas dan baku tentang tata cara penelitian dimasing-masing jenjang pendidikan. Selain belum adanya standar, kadang sebagai dosen, saya dan rekan dosen lain  sering dibuat bingung oleh judul yang diajukan mahasiswa. Judul yang diajukan mahasiswa S1 seringkali terlalu rendah untuk level mereka (lebih cocok untuk dijadikan penelitian oleh mahasiswa D3 atau malah SMK) atau sebaliknya, judul yang diajukan oleh mahasiswa D3 malah kadang terlalu tinggi (lebih cocok dijadikan skripsi atau malah tesis).

Lalu Bagaimana Seharusnya?

Pendekatan Penelitian, Metode Penelitian, Teknik dan Desain Penelitian

Penelitian kualitatif dan kuantitatif adalah dua pendekatan penelitian yang umum digunakan peneliti. Kedua pendekatan ini memiliki ciri khas masing-masing. Ciri tersebut meliputi metode penelitian, jenis dan sumber data, serta teknik analisa data. Tulisan ini hendak memaparkan hal-hal umum yang ada dalam konteks dua pendekatan penelitian ini.
Pendekatan Penelitian
Guna menjawab perumusan masalah penelitian yang sudah ditetapkan, peneliti memilih pendekatan penelitian. Pendekatan ini disesuaikan dengan kebutuhan pencarian jawaban atas pertanyaan penelitian (perumusan masalah).

Pendekatan, Jenis dan Metode Penelitian Pendidikan

Pernah di Posting oleh Hariyanto, S.Pd pada 3 April 2012, di http://belajarpsikologi.com/pendekatan-jenis-dan-metode-penelitian-pendidikan/

:metodepenelitian

Metode penelitian berhubungan erat dengan prosedur,  teknik,  alat, serta desain penelitian yang digunakan. Desain penelitian harus cocok dengan pendekatan  penelitian yang dipilih. Prosedur, teknik, serta alat yang digunakan dalam penelitian harus cocok pula dengan metode penelitian yang ditetapkan. Sebelum penelitian dilaksanakan, peneliti perlu menjawab sekurang-kurangnya tiga pertanyaan pokok (Nazir, 1985) yaitu:

  1. Urutan kerja atau prosedur apa yang harus dilakukan dalam melaksanakan suatu penelitian?
  2. Alat-alat (instrumen) apa yang akan digunakan dalam mengukur ataupun dalam mengumpulkan data serta teknik apa yang akan digunakan dalam menganalisis data?
  3. Bagaimana melaksanakan penelitian tersebut?

Teknik Memahami Paper Ilmiah

Sebuah tulisan dari Romi Satria Wahono yang ingin saya share ke yang lain.

paper

Saya sedang dapat tugas dari dosen untuk membaca banyak paper ilmiah. Katanya penting untuk membangun landasan teori dari penelitian yang saya lakukan. Tapi pusing setengah mati mas, ga paham-paham :( Mas Romi bisa ajari saya nggak, teknik membaca paper ilmiah dengan baik, supaya cepat paham? Thanks. (Anto, ITS Surabaya)

Musim mengerjakan tugas akhir, artinya musim membaca makalah alias paper ilmiah alias scientific paper. Banyak yang beranggapan bahwa konsentrasi membaca paper ilmiah adalah pada aspek teknis (technical aspect). Padahal ngotot fokus ke aspek teknis dari paper ilmiah akan membuat kita pusing, puyeng, mual, ngantuk, dan ga ngerti juntrungnya :) . Meskipun ada juga mahasiswa yang nekat memahami satu paper ilmiah sampai perlu waktu berbulan-bulan. Padahal sebenarnya kekuatan paper ilmiah bukan hanya dilihat dari aspek teknis. Nah lho, terus di bagian mana sebaiknya kita konsentrasi membaca sebuah paper ilmiah?

LANGKAH – LANGKAH PENULISAN KARYA ILMIAH

TAHAP PERSIAPAN

I. PERSIAPAN PENULISAN KARYA ILMIAH

A.    LANGKAH-LANGKAH PERSIAPAN PENULISAN KARYA ILMIAH

Pada dasarnya, hal terpenting yang harus dipikirkan oleh seorang penulis karya ilmiah pada tahap persiapan ini adalah Pemilihan Topik. Yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan topik adalah :

1.    Pemilihan Topik/ Masalah untuk Karya Ilmiah

HIPOTESIS

PENGERTIAN HIPOTESIS

Hipotesa berasal dari penggalan kata ”hypo” yang artinya ”di bawah” dan thesa” yang artinya ”kebenaran”, jadi hipotesa yang kemudian cara menulisnya disesuaikan dengan ejaan Bahasa Indonesia menjadi hipotesa dan berkembangan menjadi Hipotesa.